Thursday, 2 August 2012

Percakapan Jiwa via SMS

ini adalah percakapan dua orang manusia yang pikirannya sedang dibawa mengembara oleh entah siapa ataupun apa...

peri
" Seperti dua kapal berpapasan sewaktu badai,
  Kita telah bersilang jalan satu sama lain...
  Tetapi kita tidak membuat sinyal

  Kita tidak mengucapkan sepatah katapun...
  Kita tidak punya apapun untuk dikatakan..."

bulan
" Atau seperti bulan bulat yang menggantungdi malam dingin,
  Kita adalah kemisteriusan bagi satu sama lain...
  Dan kita terus bungkam...
  Bahkan hingga fajar kembali menjelang..."

peri
" Perjumpaan hembusan nafas bisa menguak kabut- kabut purnama
  Dan nafas yang memagut...
  Mata yang terpaut...
  Hati yang menjadi kalut...
  Diri larut, terjadilah..."

bulan
" Kemudian enggan beranjak menuju terang
  Lena dalam buai petang yang cemerlang...
  Lewat pagut dan kemelut tatap,
  Telah terburailah kemisteriusan sang rembulan..."

No comments:

Post a Comment