Monday, 30 September 2013

Hari Penjualan

Hari ini saya akan menjual sebuah rongsokan yang berharga.
Ha, lucu memang...
Rongsokan tetapi berharga.
Saya bilang rongsokan karena dia kuno dan tidak ada gunanya buat saya, selain untuk dijual saja tentunya.
Ia berharga karena harusnya ia nampak penting buat saya.
Iya, harusnya...
Ah, tapi ia jauh kalah penting dari megahnya pujian dan hidup yang disegani.
Ia jelas kalah dengan pesona fashion internasional dan gempita penampilan seleb mancanegara.
Siapa ia dibanding citra?

Yah jadi, kata berharga sepertinya sudah tidak lagi cocok bagi ia di mata saya.

Hari ini rongsokan itu akan terjual.
Konglomerat dari bumi seberang akan membelinya.
Saya akan menjadi konglomerat juga akhirnya !
Orang akan menghamba memanggil saya Sang Penguasa.
Haha, saya punya intan yang gemerlap.
Dan rongsokan itu...
Rongsokan itu...
Huh, rongsokan merepotkan itu akan menjadi benda tak berharga!

Hari ini saya akan menjadi ratu di jagad ini!
Dan Ibu Pertiwi...
Ibu Pertiwi yang rongsok itu...
Akan menjadi gembel!
Hahahaha
HABIS !

No comments:

Post a Comment