Thursday, 20 March 2014

Di antara stagnasi berkepanjangan

Aku selalu percaya bahwa manusia bergerak di antara imanensi dan transendensinya.
Dalam bahasa yang lebih sederhana, manusia adalah makhluk yang suka bertarung melawan alam. Mungkin bisa aku katakan bahwa alam adalah keagungan yang kadang mmbatasi gerak manusia dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan.

Tetapi sebagai makhluk yang berpikir, tentunya manusia tidak akan tinggal diam dan menerima begitu saja kondisi imanen tersebut.

Sunday, 16 March 2014

Sembilan

Ada yang bilang kita sedang berada di bibir jurang
Ada yang bilang kita ini sudah tidak lagi cemerlang
Aku bilang kita adalah bahtera yang tengah dihantam gelombang
Masa kini memberi nada-nada yang terlampau sumbang
Segala terasa sungsang

Friday, 7 March 2014

Deborah


Dengan hati yang berwarna ungu, Deborah menoleh kepada lembaran-lembaran dirinya yang terbuka. Seseorang berkata bahwa dia adalah teka-teki yang terbaca, kerumitan yang sudah diduga dan kepolosan yang senyata titik air di pagi buta. Digaruknya dahi yang tidak gatal sembari merenungi lembaran dirinya itu. Betapa terbuka, betapa mudah dibaca. Ia mulai penasaran, bagaimanakah rupa ia di mata dunia?

Deborah berlari-lari kecil mengitari altar dua dunia, dicarinya cermin antik dari negeri seberang yang mampu memberi refleksi maha sakti. Tujuh hari tujuh malam hasilnya tiada kentara, cermin tiada ia temu dan hatinya semakin ungu dengan rasa kecu.