Saturday, 22 November 2014

Menulis Hari Ini

Aku tidak tahu hari ini aku menulis untuk apa, atau untuk siapa
Matahari telah ratusan kali mondar-mandir di angkasa bersama dengan cuaca yang kian muram
Hujan setiap hari...
Pada titik ini...
Titik dimana segala impian berkejaran di kepala dan menggedor pintu jiwa

Masa lalu, masa kini dan masa depan bertabrakan pada satu kegamangan
Bisakah kita bergerak maju segera?
Bisakah kita lepas landas dari cuaca yang sendu ini?
Aku suka hujan, tapi jika ada hangat mentari yang bisa menghidupi dandelion-ku, mengapa tidak?
Bisakah kita bergerak menjauh dari kebodohan kita dan mulai bersikap sebagaimana mestinya?
Kita bukan lagi kanak
Kita telah mencicip gerbang ke dewasa
Bisakah kita bergerak maju?
Karena aku mulai jengah kepadamu yang gemar ribut melulu
Dan aku semakin enggan melihat lakumu yang selamat seekor siput

Aku tak tahu hari ini aku menulis untuk apa, atau untuk siapa
Tetapi aku tahu aku harus menulis
Menulis
Atau
Mati.

No comments:

Post a Comment