Tuesday, 10 February 2015

Analytical Review Film : Men of Honor

Tahun 1950 – 1960-an merupakan era klasik dimana kebebasan terhadap hak- hak sipil mulai banyak disuarakan. Pada tahun- tahun ini pula gerakan rasisme mulai berusaha ditumpas di berbagai belahan dunia. Di Amerika Serikat, rasisme mulai menjadi perhatian pemerintah sejak tahun 1940-an dan sejak itu pula mulai muncul usaha penghapusan rasisme atas dasar kemerdekaan hak – hak sipil. Film Men of Honor yang dibuat pada tahun 2000 oleh Sutradara George Tillman Jr. merupakan sebuah film yang mengangkat kisah hidup Carl Brashear- seorang Master Chief Diver Afro- Amerika pertama di angkatan laut Amerika Serikat. Film yang dibintangi oleh Robert De Niro dan Cuba Gooding Jr. ini mengambil latar tahun 1943- 1966 di negara bagian selatan Amerika Serikat di mana pada saat itu rasisme terhadap warna kulit masih sangat kental dan wajar terjadi.

Terdapat sejumlah teori terkait rasisme yang dapat digunakan untuk menganalisa berbagai kejadian dalam film Men of Honor yang kemudian bisa direlasikan dengan sejarah rasisme terhadap ras negroid di Amerika Serikat.
Bingkai pertama yang akan saya gunakan untuk melihat bagaimana rasisme terjadi di Amerika Serikat era 1940- 1960an dalam film Men of Honor ialah bingkai teori Marxisme. Dalam kaca mata teori ini, rasisme di Amerika Serikat didefinisikan sebagai bentuk opresi sistemik terhadap orang- orang kelahiran Afro- Amerika dan orang- orang kulit berwarna lainnya dimana hal ini terkait erat dengan ideologi supremasi kulit putih dan inferioritas kulit hitam. Sehingga opresi ini lahir dalam bentuk perbudakan orang- orang kulit hitam dan segregasi sosial yang menyebabkan banyak warga kulit hitam di Amerika Serikat sulit hidup layak secara ekonomi. Umumnya pada era tersebut, orang- orang kulit hitam di Amerika Serikat bekerja di ladang pertanian yang dimiliki oleh orang- orang kulit putih. Pada bagian awal film Men of Honor hal ini ditunjukkan melalui interaksi Carl kecil dan remaja dengan ayahnya yang seorang petani miskin di South Carolina. Pada tahun 1943 ketika Carl masih kecil, ia terpaksa berhenti akademi demi membantu ayahnya di ladang agar tuan tanah tidak memecat ayahnya akibat ladang yang tidak lekas diolah. Ini menunjukkan bahwa terdapat sebuah sistem ekonomi yang memang menempatkan orang- orang kulit hitam di Amerika Serikat pada tahun- tahun tersebut di posisi kelas bawah yang teropresi secara ekonomi. Hal ini nampak seperti lingkaran setan di mana lagi- lagi seorang anak ras negro di Amerika Serikat akan terpaksa putus akademi demi menunjang perekonomian keluarga. Rentang waktu pada saat itu sekitar tahun 1943 hingga awal 1952 dimana rasisme secara institusi di Amerika Serikat sudah berusaha dihapuskan.

Secara implicit terdapat sebuah perubahan di Amerika Serikat yang menandai berakhirnya rasisme institusional di Amerika Serikat. Perubahan ini muncul pada adegan dimana Chief Sunday ‘menyambut’ Carl ketika ia telah berhasil masuk ke akademi penyelam angkatan laut di tahun 1952. Sunday berkata bahwa Presiden Truman telah menghapuskan segregasi di semua angkatan militer di Amerika Serikat sejak tahun 1948. Ini kemudian menjadi awal pembuka jalan bagi Carl untuk bisa masuk ke korps angkatan laut Amerika Serikat. Pada titik ini, saya pikir akan tidak tepat jika saya menggunakan teori rasisme institusi terkait rasisme di Amerika Serikat dalam film Men of Honor. Pernyataan Truman menjadi kunci yang meruntuhkan teori rasisme institusi di Amerika Serikat dalam film tersebut. Selain itu secara lebih jauh, terdapat berbagai artikel yang menyatakan bahwa berbagai lembar peraturan hukum telah menghapuskan segregasi sosial terkait warna kulit terutama di Amerika bagian Utara. Namun memang sejarah Amerika Serikat mencatat bahwa negara- negara bagian Selatan cenderung masih sangat rasis terhadap ras kulit hitam sehingga berbagai peraturan tidak bisa mencegah segregasi yang secara praktis masih terjadi. Pada film ini, negara South Carolina dan Kentucky menjadi contoh dimana institusi negara tidak mampu menghapus rasisme yang telah mengakar pada pola pikir masyarakat bagian Selatan Amerika Serikat.

Sehingga saya memilih menggunakan teori rasisme grass-root dimana rasisme terjadi akibat pola pikir grass-root masyarakat yang terlanjur memiliki stereotipik negative terhadap ras lain, dalam hal ini ras negroid. Dalam teori ini, digambarkan bahwa secara institusi telah terjadi usaha penghapusan rasisme yang dimulai dari kebijakan kaum elit pemerintah, namun masyarakat luas tidak secara keseluruhan mampu menerima hal tersebut. Seringkali ini mengakibatkan kekontrasan antara bentuk ideal yang dicanangkan dalam peraturan institusi dengan realita yang teerjadi di lapangan. Film Men of Honor memotret fenomena ini secara detail melalui berbagai adegan yang melibatkan Carl Brashear. Adegan ketika Carl melanggar peraturan Hari Berenang menunjukkan dengan jelas bagaimana pemisahan fasilitas public bagi orang kulit putih dan orang kulit hitam masih terjadi. Carl yang berani berenang pada hari berenang orang- orang kulit putih kemudian ditahan dalam penjara kapal meskipun kemudian hal ini membawa Carl pada posisi pelaut di dek kapal setelah berbulan- bulan hanya bisa menempati posisi juru masak di kapal. Posisi di dek termasuk posisi yang nampaknya tidak pernah berhasil dijamah oleh orang- orang kulit hitam sebagai hasil dari opresi structural terhadap ras negro di Amerika Serikat.

Opini yang memandang bahwa orang- orang kulit hitam cenderung lebih rendah daripada orang- orang kulit putih ditunjukkan dengan jelas pada berbagai adegan. Seperti penjegalan yang terjadi ketika Carl hendak masuk ke akademi penyelam angkatan laut hanya karena warna kulit Carl. Bahkan ketika Carl berhasil masuk ke dalam akademi tersebut, para calon penyelam lainnya yang juga baru hendak belajar di sana turut mendiskriminasi Carl. Sikap ini tidak hanya muncul dari sesame murid akademi, pimpinan akademi tersebut pun bersikap rasis terhadap Carl dengan tidak memberikan penghargaan yang seharusnya diterima Carl dan mempersulit ujian akhir Carl untuk menjadi penyelam angkatan laut Amerika Serikat secara resmi. Meskipun pada akhirnya Carl berhasil menjadi Master Chief Diver di angkatan laut Amerika Serikat, namun sepanjang awal karir Carl menuju jabatan impiannya tersebut setidaknya hanya ada satu orang kulit putih yang memang dari awal tidak bersikap rasis terhadap Carl yaitu Snowhill. Sunday sendiri baru bersikap adil terhadap Carl setelah melihat kesungguhan dan kerja keras Carl untuk menjadi penyelam di angkatan laut Amerika Serikat. Ini menunjukkan bahwa potret masyarakat Amerika Serikat yang ditunjukkan dalam film Men of Honor merupakan jenis masyarakat yang sebagian besar masih bersikap rasis terhadap orang- orang Afro- Amerika.

Kasus semacam ini faktanya memang berkembang di Amerika Serikat hingga saat ini. Meskipun secara legal telah mengatur larangan rasisme, namun pola pikir masyarakat masih kerap terkurung dalam kerangka supremasi kulit putih yang mengakibatkan adanya perilaku merendahkan yang rasis terhadap ras lain. Bagaimanapun juga, mengubah pola pikir terkait rasisme bukanlah pekerjaan yang mudah, butuh waktu bergenerasi- generasi untuk mengubah pola pikir rasis semacam ini. Film Men of Honor merupakan satu dari sekian banyak film Amerika yang mengambil potret rasisme terhadap orang Afro- Amerika di Amerika Serikat. Film- film semacam ini merupakan media yang baik untuk memberikan informasi dan pembelajaran terkait situasi dulu dan sekarang di Amerika Serikat.

Rujukan
http://academic.evergreen.edu/b/bohmerp/marxracism.htm diakses pada 24 September 2013 pukul 17:09
http://www.imdb.com/title/tt0203019/ diakses pada 24 Sepetember 2013 pukul 16:45

-- FIN




No comments:

Post a Comment