Wednesday, 15 April 2015

Nyanyian Laut

Sekiranya laut bisa bernyanyi,
Aku pikir ia akan mendendangkan selarik atau dua larik syair tentang kita berdua
Tentang fajar menyingsing yang kita saksikan dari tembok batu
Tentang istana pasir dan bebatuan koral yang kita mainkan sembari menunggu waktu

Suatu ketika kalau kau ke pantai,
Dengarkanlah butir-butir pasir yang bertebar
Karena barangkali butir pasir berbisik tentang cerita dan rasa yang pernah dijalin di antaranya
Tentang senja oranye yang diselingi percakapan dua insan

Atau dengarkanlah debur ombak yang memecah bibir pantai
Barangkali ia melantunkan cerita untukmu
Tentang suatu malam kita memandanginya dari sebuah bangku
Kau bersiul bergurau mengendalikan ombak

Sekiranya laut bisa bernyanyi,
Apakah ia akan menyanyikan kenangan kita dalam balada?
Sebab kini kita telah tiada
Menyisakan hanya kau dan aku dalam jarak nyaris 320 kilometer jauhnya

Nyanyian laut,
Apakah ia bisa memugar ingatan, hati dan jiwamu agar kembali padaku?
Atau justru ia hanya selintas nyanyian yang bahkan kau tak tahu terjemahannya?

No comments:

Post a Comment